Kebakaran! Inilah yang Harus si Kecil Tahu

“Kebakaran!”

“Kebakaran!”

Teriakan ini seringkali kita dengar sebagai peringatan untuk menyelamatkan diri saat terjadi kebakaran. Kebakaran merupakan bencana yang bisa saja terjadi secara tiba-tiba dan tak terpikirkan oleh manusia karena itu perlu sikap siap siaga untuk menghadapinya. Meskipun ada pemadam kebakaran yang siap dihubungi dua puluh empat (24) jam, tetap saja kita harus selalu berhati-hati agar kebakaran tidak terjadi di rumah maupun lingkungan sekitar karena si jago merah bisa membahayakan jiwa.

Kasus kebakaran terus meningkat dari tahun ke tahun terutama di ibukota Jakarta. Seperti di lansir CNN Indonesiaperistiwa kebakaran di Jakarta tergolong paling tinggi bila dibandingkan dengan provinsi lainnya di Indonesia. Tercatat, kasus kebakaran di Ibukota dari Januari hingga Agustus 2017 mencapai 496 kali dengan korban jiwa 33 orang meninggal dunia, 66 orang luka, dan 1.017 kepala keluarga kehilangan tempat tinggal.

Faktor penyebab kebakaran bisa beragam seperti human eror, seperti lalai meninggalkan kompor dalam keadaan menyala, membuan puntung rokok yang masi berasap, pembakaran sampah yang tidak memperhatikan keamanan lingkungan sekitar, atau terjadi korsleting listrik. Tidak tertutup kemungkinan jika kebakaran bisa saja diakibatkan oleh ulah si kecil yang sedang bermain api. Oleh karena itu, Mom sebagai orang tua sebaiknya memberikan pengertian dini tentang bahaya bermain api terlebih tanpa pengawasan orang tua walaupun tentu saja tidak meninggalkan manfaatnya. Tegaskan bahwa penggunaan api secara tepat akan bermanfaat, demikian juga sebaliknya, bermain api dapat berakibat fatal terhadap keselamatan nyawa si kecil dan orang lain. Perhatikan si kecil saat secara sengaja atau tidak sengaja melakukan kontak langsung dengan api!

Mom juga dapat menceritakan kepada si kecil tentang profesi pemadam kebakaran yang siap siaga memberikan pertolongan ketika terjadi kebakaran. Pemadam kebakaran dengan sigap akan memadamkan api dan mengevakuasi para korban yang terperangkap api dalam gedung yang sedang dilalap oleh si jago merah. Beri tahulah si kecil jika terjadi kebakaran dan sedang tidak bersama dengan Mom, agar selalu tetap waspada dan menghubungi nomor telepon darurat 113 untuk memanggil sang pemadam kebakaran, seperti yang pernah SahabatCeri bagikan di blog berjudul “Nomor Penting untuk Si Kecil Part 1 – Menghubungi Nomor Telepon”.

113 adalah nomor telepon darurat untuk memanggil pemadam kebakaran.

Nah, supaya si Kecil mudah memahami dan mengingat informasi di atas, yuk, lakukan aktivitas permainan pemadam kebakaran bersama si kecil berikut ini! Bermain sambil bercerita pasti seru kan, Mom! Mari mulai menyiapkan beberapa peralatan di bawah ini:

  • Gelas plastik
  • Cat/spidol warna merah dan kuning
  • Bola
Siapkan alat dan bahan seperti pada gambar di atas.

Setelah semua peralatan lengkap, ikuti tata cara dan urutan bermain pemadam kebakaran berikut ini:

1. Warnai gelas plastik dengan spidol warna merah dan kuning supaya menyerupai bara api!
Awali dengan mewarnai gelas menyerupai api

Continue reading “Kebakaran! Inilah yang Harus si Kecil Tahu”

Pejuang Lalu Lintas

Lalu lintas kok diperjuangkan?

Sebelum membahas ke arah tersebut, yuk Mom kita cermati pengertian lalu lintas di dalam Undang-Undang No. 22 tahun 2009! Lalu lintas didefinisikan sebagai gerak kendaraan dan orang di ruang lalu lintas jalan, sedangkan yang dimaksud dengan ruang lalu lintas jalan adalah prasarana yang diperuntukkan bagi gerak pindah kendaraan, orang, dan/atau barang yang berupa jalan dan fasilitas pendukung. Sekarang ini kondisi lalu lintas terkadang tidak menentu apalagi bagi Mom yang hidup di ibukota dan kota-kota besar. Beberapa orang pengguna lalu lintas sering kali tidak menaati peraturan lalu lintas dan tidak menjaga jarak aman dalam berkendara sehingga membahayakan diri sendiri dan orang lain.

Padahal menjaga jarak aman berkendara sudah seharusnya dipahami dan diterapkan oleh seluruh pengendara. Peraturan mengenai jaga jarak antara kendaraan sudah diatur di dalam pasal 62 PP No. 43 tahun 1993 tentang Tata Cara Berlalu Lintas. Berdasarkan peraturan tersebut para pengendara diwajibkan untuk menjaga jarak dengan mobil atau motor yang berada di depannya untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas di jalan raya. Sayangnya jangankan menjaga jarak aman, menaati rambu lalu lintas saja seringkali dilalaikan. Pantas saja data dari Badan Kesehatan Dunia WHO menyatakan bahwa 90 persen kecelakaan di lalu lintas disebabkan oleh kesalahan manusia.

Mom, yuk mulailah jadi pribadi yang peduli akan keselamatan berlalu lintas dengan menaati rambu-rambu lalu lintas ketika berkendara dan tanamkan juga sikap tersebut kepada si kecil. Ini penting diajarkan Mom dan dapat diterapkan ketika berkendara dengan si kecil kelak saat ia sudah dewasa dan memenuhi syarat berkendara si kecil akan terbiasa mengikuti aturan rambu lalu lintas. Tentu saja masa dimana si kecil sudah memenuhi usia berkendara harus sesuai dengan persyaratan berkendara yang ditentukan oleh pihak berwenang ya Mom, karena bila berkendara di bawah batas umur akan membahayakan si kecil sendiri maupun orang lain.

Terkait dengan rambu-rambu lalu lintas tersebut, kali ini SahabatCeri akan mengajak Mom dan si kecil bermain bersama yaitu permainan “pejuang lalu lintas”. Agar lebih seru, permainan ini sebaiknya dimainkan bersama-sama! Ikuti langkah-langkah di bawah ini ya, Mom! Continue reading “Pejuang Lalu Lintas”

Tips Keselamatan untuk Si kecil dari Orang Asing  

Waspada adalah suatu sikap positif yang perlu diajarkan kepada si kecil. Melalui kewaspadaan si kecil akan terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan seperti penculikan, percabulan atau kejahatan anak lainnnya. Fakta menunjukkan kasus penculikan anak oleh orang asing terus meningkat dari tahun ke tahun seperti yang diutarakan oleh Arist Merdeka Sirait, Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) di sini. Tak jarang anak yang diculik kemudian diadopsi secara ilegal, dipekerjakan secara paksa menjadi anak jalanan atau pengemis., dijadikan pekerja seks komersial atau diambil organ tubuhnya.

Sungguh berbahaya!

Kejahatan terus berkembang artinya tingkat kewaspadaan pun harus lebih lagi dioptimalkan oleh Mom dan bahkan diajarkan pada si kecil. Apalagi ketika Mom berlibur bersama si kecil, sangat rawan sekali si kecil kontak dengan orang asing. Orang asing belum tentu memiliki niat baik pada si kecil maka dari itu Mom perlu beritahukan pada si kecil supaya ia lebih waspada. Kebaikan dan kejahatan memang akan selalu ada dalam kehidupan namun Mom perlu untuk mengajarkan sikap waspada pada si kecil supaya ia bisa terhindar dari kejahatan orang asing yang memiliki ciri-ciri sebagai berikut: Continue reading “Tips Keselamatan untuk Si kecil dari Orang Asing  “