Jalan-Jalan dan Berimajinasi di Sekitar Rumah

Siapa bilang jalan-jalan bersama si kecil ribet?

Siapa bilang Mom harus memakan biaya dan waktu lama?

Tidak kok, Mom. Bagi Mom yang sedang senggang dan membutuhkan kegiatan untuk killing time atau sedang menunggu suami pulang kerja, Mom bisa mengajak si kecil berjalan-jalan keluar berkeliling sekitar rumah. Kebersamaan bersama si kecil akan menjadi kenangan indahnya di hari depan. Pastikan Mom dan si kecil menikmati perjalanan ini, yah! Upayakan gadget tidak mengalihkan pandangan Mom dari si kecil. Waktu yang berkualitas dengan si kecil tentu sangat berharga, walaupun hanya sekitar 1 jam saja, apalagi bila selama ini Mom sibuk bekerja.

Mengasuh si kecil tidak terbatas ketika di rumah saja. Menemani si kecil jalan-jalan merupakan bagian dari kegiatan parenting. Jalan-jalan di sekitar rumah ini bisa Mom lakukan pada pagi atau sore hari. Mengingat udara di kota yang saat ini kurang baik, jika Mom dan si kecil ingin jalan-jalan di pagi hari usahakan antara pukul 6 hingga 8 pagi. Sedangkan jalan-jalan sore bisa dilakukan antara pukul 4 hingga 6 sore. Namun bila Mom tinggal di daerah yang relatif bersih bisa dilakukan hingga pukul sembilan pagi. Jangan lebih dari itu ya, Mom, karena radiasi sinar matahari tidak baik untuk kulit si kecil dan orang dewasa.

Mom bisa menambahkan beberapa aktivitas dalam kegiatan jalan-jalan. Aktivitas sederhana seperti contoh berikut dapat memberikan efek positif dan membuat si kecil semakin bersemangat. Yuk ikuti langkah-langkah aturan mainnya:

Continue reading “Jalan-Jalan dan Berimajinasi di Sekitar Rumah”

Membuat Mainan Egrang Sederhana dari Kaleng Bekas

Play gives children a chance to practice what they are learning. – Mr. Rogers

Bermain adalah aktivitas yang disenangi oleh anak-anak. Permainan secara garis besar dibedakan menjadi permainan modern dan tradisional. Contoh permainan modern misalnya permainan yang didukung oleh alat-alat elektronik seperti permainan komputer atau smartphone baik online maupun offline. Sedangkan permainan tradisional adalah petak umpet (cinciripit), engklak, engrang, congklak, gapyak atau bakiak, dakon, benthik, layangan dan gasing. Permainan modern memiliki dampak yang kurang baik untuk kesehatan anak-anak, salah satunya terlalu sering melihat video game dapat mengurangi penglihatan anak (mata minus). Terkadang, anak-anak pun menjadi lupa bersosialiasai dengan lingkungan sekitar, sehingga berakibat kurang memiliki rasa solidaritas dan toleransi terhadap temannya atau bahkan keluarganya. Saat ini sangat mudah menemukan anak kecil yang suka bermain game online di laptop atau gadget, namun sulit menemukan anak kecil yang suka memainkan permainan tradisional di tengah kemajuan zaman, padahal permainan tradisional memberikan nilai-nilai budaya dan karakter bangsa yang positif kerja keras, keuletan, sportivitas, kejujuran dan kesederhanaan.

Satu diantara banyak permainan tradisional yang semakin jarang ditemukan adalah engrang atau jangkungan. Dahulu permainan ini sering dimainkan oleh anak-anak atau remaja. Anak-anak yang bermain engrang biasanya lebih mudah bersosialiasi dengan sekitar atau teman sebaya karena biasa dilakukan di luar ruangan dan membutuhkan lawan untuk bertanding. Manfaat khusus bermain engrang adalah dapat melatih motorik anak-anak, melatih fokus agar tidak terjatuh dan keseimbangan tubuhnya. Nah, Mom kita akan membuat permainan tradisional ini, sejenis engrang sederhana dari kaleng bekas susu, kita sebut saja permainan “langkah kaki gajah”.  Yuk Mom, ikuti langkah-langkah membuatnya! Continue reading “Membuat Mainan Egrang Sederhana dari Kaleng Bekas”

Ayo Mencari Rempah-Rempah

Menurut Food and Agriculture Organization (FAO), rempah-rempah adalah produk nabati seperti bunga, biji, akar nan kaya minyak esensial dan kerangka dasar aromatik yang terutama dikonsumsi sebagai bumbu. Secara garis besar rempah-rempah dapat dikelompokkan dalam lima jenis. Pertama rempah-rempah yang pedas dan tajam (hot spices) yaitu cabai, merica hitam, merica putih, jahe dan mustar. Kedua rempah-rempah yang tidak terlalu tajam (mild spices) seperti paprika dan ketumbar. Ketiga rempah-rempah beraroma (aromatic spices) seperti allspice, kapulaga, kayu manis, dill, cengkeh, jinten dan pala. Keempat rempah-rempah obat herbal seperti basil, daun salam, daun dill, marjoram, tarragon dan thyme. Kelima sayuran beraroma (aromatic vegetables) yaitu bawang bombay, bawang putih, bawang merah dan seledri.

Sejuta manfaat tersimpan dalam setiap jenis rempah-rempah. Misalnya saja kayu manis bermanfaat untuk menyehatkan pencernaan, mengurangi gula darah dan kolesterol di dalam tubuh. Kemudian kapulaga mencegah bau mulut, meningkatkan suasana hati, meningkatkan kesehatan pencernaan dan selera makan. Ada lagi cengkeh yang memiliki fungsi menyembuhkan sakit gigi secara alami. Indonesia memiliki rempah-rempah yang sangat banyak.  Kekayaan rempah-rempah nusantara sudah mendunia. Namun, sayang sekali masih banyak masyarakat Indonesia yang tidak mengenal dengan baik setiap jenisnya.

Mom jadilah bagian yang proaktif memperkenalkannya pada si kecil. Berikan ia pengetahuan mendalam tentang kekayaan rempah-rempah nusantara sehingga ia semakin mencintai Indonesia. Caranya cukup mudah Mom. Ikuti langkah-langkah berikut:

Continue reading “Ayo Mencari Rempah-Rempah”

Mengolah Kulit Bawang Putih

Setelah melakukan cara mudah mengupas bawang putih.

Banyak kulit bawang putih yang berserakan?

Yuk, kumpulkan dan manfaatkan!

Tahukah Mom, kulit bawang putih ternyata memiliki enzim yang dikenal sebagai “Quercetin” yang membantu dalam memerangi sel kanker. Lemak tak jenuh tunggal pada kulit bawang putih pun membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Berdasarkan penelitian University of Maryland Medical Center, kandungan sulfur dan DGL yang ditemukan pada kulit bawang putih berfungsi melindungi dan menyembuhkan lapisan perut dari asam lambung.

Kulit bawang putih memilliki manfaat tersembunyi yang selama ini jarang diketahui oleh masyarakat. Kulitnya yang berwarna putih dapat dimanfaatkan untuk kecantikan kulit, sebagai obat jerawat, membersihkan komedo, menyemarkan bekas luka, melancarkan peredaran darah, meredakan nyeri dan menyembuhkan luka, mengatasi masalah penyakit kulit, mengontrol berat badan, mengatasi keracunan dan sariawan. Masakan telur asin atau yang biasa disebut telur pindang pun memanfaatkan kulit bawang putih untuk proses pengawetannya. Bahkan kulit bawang putih dapat dimanfaatkan untuk bahan seni. Lapisan kulit bawang ini dapat digunakan untuk menyusun lukisan mosaik dengan gambar atau pola tertentu. Bisa juga dijadikan sebagai bahan membuat bunga hias yang berpotensi untuk menjadi peluang bisnis Mom di rumah.

Banyak kan Mom manfaatnya! Sebagai referensi, Mom dapat mengolah kulit bawang putih untuk beberapa kegunaan sebagai berikut: Continue reading “Mengolah Kulit Bawang Putih”