Kerja yang Baik Terbangun dari Suasana Kerja yang Baik Pula

Suasana kerja adalah salah satu aspek yang perlu diperhatikan agar kinerja semakin baik. Berkenaan dengan itu, perusahaan biasanya mengkombinasikan warna-warna cerah, mendesain tempat kerja dengan tema-tema tertentu, memanjakan karyawan dengan berbagai fasilitas pendukung dan hiburan. Pemberian berbagai furniture atau desain-desain property yang unik didalam kantor diharapkan dapat membangun kesan yang diinginkan, baik itu santai atau informal. Semua itu dimaksudkan untuk menimbulkan kenyamanan dan mencegah stress dalam bekerja. Suasana nyaman juga dapat meningkatkan kreatifitas sehingga produktivitas karyawan pun dapat meningkat.

Mom dapat menerapkan hal ini ketika mendesain tata ruang belajar dan bermain anak di rumah agar lebih santai namun tetap memperhatikan produktivitas belajar si Kecil. Ruangan yang bersih dan sirkulasi udara yang baik merupakan salah satu syarat kenyamanan sebuah ruang belajar. Jangan lupa perhatikan juga penerangannya. Terlalu gelap akan membuat cepat mengantuk dan kurang baik untuk kesehtan mata. Sebaliknya, terlalu terang akan membuat si Kecil gerah dan tidak santai. Ternyata menciptakan lingkungan dan suasana kerja nyaman tidak mudah ya, Mom! Suasana kerja yang sempurna memang memang membutuhkan proses dan pemeliharaan terus menerus, terlebih kebutuhan si Kecil akan selalu berubah seiring dengan bertambahnya usia. Mom bisa mempertimbangkan beberapa tips dari design kamar bermain anak dari Imania Design. Perhatikan juga masukan dari si Kecil, ya Mom! Karena justru merekalah yang paling mengerti apa yang mereka butuhkan.

Nah, bicara tentang suasana kerja, agar lebih melekat di otak anak, yuk kenalkan suasana kerja beberapa profesi kepada si kecil melalui permainan berikut ini! Ceritakan pula tugas dari masing-masing profesi berikut dan sampaikan bahwa suasana kerja yang dibangun seperti gedung dan fasilitas lainnya dapat mendukung seseorang bekerja lebih baik. Yuk, kita mulai Mom!

1. Unduh dan mencetak lembar aktivitas yang tersedia.

Mom bisa mengunduh lembar aktivitas dalam versi resolusi tinggi di sini. Cetak pada kerta ukuran A4. Gunakanlah kertas yang agak tebal (minimal kertas gambar/Manila 150gr) untuk mendapatkan hasil yang lebih maksimal pada saat bermain dan lebih tahan lama. Tips lainnya, Mom bisa menempelkan lembar aktivitas ke atas karton bekas kotak susu atau sereal sebelum mengguntingnya.

Polisi dapat bekerja dengan baik dengan suasana kerja yang mendukung.
Seorang petani bekerja di suasana kerja yang menyenangkan.
Lembar aktivitas suasana kerja seorang pemadam kebakaran.

2. Gunting tiap bagian.

Guntinglah setiap bagian sesuai dengan profesinya! Guntinglah menurut petunjuk yaitu garis titik-titik yang mengelilingi bagian-bagian tersebut.

Continue reading “Kerja yang Baik Terbangun dari Suasana Kerja yang Baik Pula”

Kebakaran! Inilah yang Harus si Kecil Tahu

“Kebakaran!”

“Kebakaran!”

Teriakan ini seringkali kita dengar sebagai peringatan untuk menyelamatkan diri saat terjadi kebakaran. Kebakaran merupakan bencana yang bisa saja terjadi secara tiba-tiba dan tak terpikirkan oleh manusia karena itu perlu sikap siap siaga untuk menghadapinya. Meskipun ada pemadam kebakaran yang siap dihubungi dua puluh empat (24) jam, tetap saja kita harus selalu berhati-hati agar kebakaran tidak terjadi di rumah maupun lingkungan sekitar karena si jago merah bisa membahayakan jiwa.

Kasus kebakaran terus meningkat dari tahun ke tahun terutama di ibukota Jakarta. Seperti di lansir CNN Indonesiaperistiwa kebakaran di Jakarta tergolong paling tinggi bila dibandingkan dengan provinsi lainnya di Indonesia. Tercatat, kasus kebakaran di Ibukota dari Januari hingga Agustus 2017 mencapai 496 kali dengan korban jiwa 33 orang meninggal dunia, 66 orang luka, dan 1.017 kepala keluarga kehilangan tempat tinggal.

Faktor penyebab kebakaran bisa beragam seperti human eror, seperti lalai meninggalkan kompor dalam keadaan menyala, membuan puntung rokok yang masi berasap, pembakaran sampah yang tidak memperhatikan keamanan lingkungan sekitar, atau terjadi korsleting listrik. Tidak tertutup kemungkinan jika kebakaran bisa saja diakibatkan oleh ulah si kecil yang sedang bermain api. Oleh karena itu, Mom sebagai orang tua sebaiknya memberikan pengertian dini tentang bahaya bermain api terlebih tanpa pengawasan orang tua walaupun tentu saja tidak meninggalkan manfaatnya. Tegaskan bahwa penggunaan api secara tepat akan bermanfaat, demikian juga sebaliknya, bermain api dapat berakibat fatal terhadap keselamatan nyawa si kecil dan orang lain. Perhatikan si kecil saat secara sengaja atau tidak sengaja melakukan kontak langsung dengan api!

Mom juga dapat menceritakan kepada si kecil tentang profesi pemadam kebakaran yang siap siaga memberikan pertolongan ketika terjadi kebakaran. Pemadam kebakaran dengan sigap akan memadamkan api dan mengevakuasi para korban yang terperangkap api dalam gedung yang sedang dilalap oleh si jago merah. Beri tahulah si kecil jika terjadi kebakaran dan sedang tidak bersama dengan Mom, agar selalu tetap waspada dan menghubungi nomor telepon darurat 113 untuk memanggil sang pemadam kebakaran, seperti yang pernah SahabatCeri bagikan di blog berjudul “Nomor Penting untuk Si Kecil Part 1 – Menghubungi Nomor Telepon”.

113 adalah nomor telepon darurat untuk memanggil pemadam kebakaran.

Nah, supaya si Kecil mudah memahami dan mengingat informasi di atas, yuk, lakukan aktivitas permainan pemadam kebakaran bersama si kecil berikut ini! Bermain sambil bercerita pasti seru kan, Mom! Mari mulai menyiapkan beberapa peralatan di bawah ini:

  • Gelas plastik
  • Cat/spidol warna merah dan kuning
  • Bola
Siapkan alat dan bahan seperti pada gambar di atas.

Setelah semua peralatan lengkap, ikuti tata cara dan urutan bermain pemadam kebakaran berikut ini:

1. Warnai gelas plastik dengan spidol warna merah dan kuning supaya menyerupai bara api!
Awali dengan mewarnai gelas menyerupai api

Continue reading “Kebakaran! Inilah yang Harus si Kecil Tahu”

Berkreasi Membuat Batik Cap Daun

Batik sebagai salah satu warisan kemanusiaan bentuk budaya lisan dan nonbendawi (Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity) yang telah diakui UNESCO sejak tanggal 2 Oktober 2009, memiliki proses pembuatan yang beragam. Proses pembuatan batik dapat dilakukan dengan tigacara yaitu batik tulis, batik cap dan batik printing. Batik tulis memiliki ciri khusus dan kekhasan pada setiap hasilnya seperti adanya perbedaan ornamen walaupun bentuknya sama, relatif rapih, rapat dan tidak kaku. Selain itu batik tulis juga memiliki proses pengerjaan yang relatif lebih lama dibandingkan batik cap maupun printing karena dikerjakan secara manual, satu per satu, dengan menggunakan canting dan lilin sebagai bahan untuk “menulis” pada lembaran kain. Harga jual batik tulis biasanya paling mahal karena dari sisi kualitas lebih bagus, mewah dan unik.

Berbeda dengan batik tulis, batik cap memiliki kesamaan antara ornamen yang satu dengan ornamen lainnya, agak renggang dan kaku. Proses pembuatannya punlebih cepat dibandingkan batik tulis, karena pada batik cap dengan sekali tekan sebuah pola utuh dapat diselesaikan. Harga batik cap biasanya lebih murah dari harga batik tulis karena proses pembuatannya yang mudah dapat menghasilkan jumlah banyak dalam waktu singkat dan memiliki kesamaan satu dan lainnya sehinggatidak unik, tidak istimewa dan kurang eksklusif.

Cara terakhir adalah batik printing atau batik sablon, yang memiliki ketidakpastian dalam ornamennya artinya ornamen bisa sama, bisa tidak, karena tergantung desain batik tiruannya. Diantara batik tulis dan batik cap, batik printing lah yang proses pembuatannya paling cepat karena dikerjakan oleh perusahan-perusahaan tekstil besar dan cukup disablon saja. Harga batik printing biasanya juga jauh lebih murah dibandingkan batik tulis maupun batik cap.

Nah, Mom setelah membahas tiga jenis proses pembuatan batik di atas, SahabatCeri akan mengajak Momdan si kecil membuat batik dengan teknik kedua yaitu batik cap daun. Mom masih ingat kan sebelumnya SahabatCeri juga telah membahas Membatik Lucu Dengan Tisu Untuk Anak. Kali ini, Mom bersama si kecil akan membatik dengan menggunakan daun! Yuk, ikuti Mom dengan terlebih dahulu menyediakan peralatan sebagai berikut:

Continue reading “Berkreasi Membuat Batik Cap Daun”

Berburu Harta Karun di Pasar

Belanja atau shopping adalah aktivitas yang disukai oleh kebanyakan orang. Mungkin Mom juga gemar berbelanja untuk membeli barang-barang kebutuhan. Datang ke berbagai toko dan memilah serta memilih barang terbaik adalah bagian dari aktivitas belanja. Meski sekarang belanja tak melulu harus pergi ke toko. Saat ini telah berkembang online shopping sebagai alternatif cara belanja bagi kita.

Treasure Hunt adalah atau berburu harta karun merupakan salah satu model pembelajaran untuk si Kecil yang menarik di samping efektif melatih ketelitian dan ketangkasan anak. Pelaksanaan metode ini memungkinkan Mom mengkolaborasikan belanja dengan permainan edukatif yang menyenangkan. Si kecil dapat belajar melalui aktivitas permainan shopping treasure hunt yang dilakukan oleh Mom bersama si kecil di tempat perbelanjaan. Selain bermanfaat bagi sikecil, kegiatan ini juga dapat membantu Mom untuk mengawasi si kecil. Permainannya mudah sekali Mom, sebelum memulainya ada baiknya Mom perhatikan beberapa aturan sederhana ini:

Treasure hunt menjadi kegiatan menarik untuk anak.

Continue reading “Berburu Harta Karun di Pasar”

Bermain Menalikan Tali Sepatu

Menalikan tali sepatu mungkin adalah hal yang mudah bagi orang dewasa namun tidaklah demikian bagi anak berumur 5-7 tahun. Anak-anak kerap kali kesulitan untuk memasang tali sepatunya ketika ia akan berangkat ke sekolah atau bepergian. Alhasil, kadangkala Mom memilih membelikan si kecil sepatu tanpa tali, padahal keterampilan mengikat tali, salah satunya tali sepatu adalah kegiatan yang berguna untuk melatih kemampuan motorik halusnya dan kemampuan survival di kehiduapannya kelak. Berkaca dari hal tersebut, menjadi penting untuk Mom mengenalkan aktivitas praktis dalam kehidupan sehari-hari yaitu menalikan tali sepatu pada si kecil.

Suatu saat kemampuan menalikan tali sepatu berguna ketika si kecil harus mengikat tali sepatunya sendiri atau ingin membuat simpul. Jika sudah terbiasa bermain menalikan tali sepatu, niscaya si kecil mampu mengikatkan tali sepatunya sendiri. Untuk memudahkan si kecil, mari kita belajar bersama-sama menalikan sepatu-sepatu mungil gemas ini.

Pola Sepatu 1 – Bermain edukasi anak menalikan sepatu

Continue reading “Bermain Menalikan Tali Sepatu”

Pejuang Lalu Lintas

Lalu lintas kok diperjuangkan?

Sebelum membahas ke arah tersebut, yuk Mom kita cermati pengertian lalu lintas di dalam Undang-Undang No. 22 tahun 2009! Lalu lintas didefinisikan sebagai gerak kendaraan dan orang di ruang lalu lintas jalan, sedangkan yang dimaksud dengan ruang lalu lintas jalan adalah prasarana yang diperuntukkan bagi gerak pindah kendaraan, orang, dan/atau barang yang berupa jalan dan fasilitas pendukung. Sekarang ini kondisi lalu lintas terkadang tidak menentu apalagi bagi Mom yang hidup di ibukota dan kota-kota besar. Beberapa orang pengguna lalu lintas sering kali tidak menaati peraturan lalu lintas dan tidak menjaga jarak aman dalam berkendara sehingga membahayakan diri sendiri dan orang lain.

Padahal menjaga jarak aman berkendara sudah seharusnya dipahami dan diterapkan oleh seluruh pengendara. Peraturan mengenai jaga jarak antara kendaraan sudah diatur di dalam pasal 62 PP No. 43 tahun 1993 tentang Tata Cara Berlalu Lintas. Berdasarkan peraturan tersebut para pengendara diwajibkan untuk menjaga jarak dengan mobil atau motor yang berada di depannya untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas di jalan raya. Sayangnya jangankan menjaga jarak aman, menaati rambu lalu lintas saja seringkali dilalaikan. Pantas saja data dari Badan Kesehatan Dunia WHO menyatakan bahwa 90 persen kecelakaan di lalu lintas disebabkan oleh kesalahan manusia.

Mom, yuk mulailah jadi pribadi yang peduli akan keselamatan berlalu lintas dengan menaati rambu-rambu lalu lintas ketika berkendara dan tanamkan juga sikap tersebut kepada si kecil. Ini penting diajarkan Mom dan dapat diterapkan ketika berkendara dengan si kecil kelak saat ia sudah dewasa dan memenuhi syarat berkendara si kecil akan terbiasa mengikuti aturan rambu lalu lintas. Tentu saja masa dimana si kecil sudah memenuhi usia berkendara harus sesuai dengan persyaratan berkendara yang ditentukan oleh pihak berwenang ya Mom, karena bila berkendara di bawah batas umur akan membahayakan si kecil sendiri maupun orang lain.

Terkait dengan rambu-rambu lalu lintas tersebut, kali ini SahabatCeri akan mengajak Mom dan si kecil bermain bersama yaitu permainan “pejuang lalu lintas”. Agar lebih seru, permainan ini sebaiknya dimainkan bersama-sama! Ikuti langkah-langkah di bawah ini ya, Mom! Continue reading “Pejuang Lalu Lintas”

Membatik Lucu Pada Tisu Untuk Anak

Batik adalah kain bergambar yang pembuatannya secara khusus dengan menuliskan atau menerakan sejenis lilin pada kain, kemudian diproses dengan cara tertentu sehingga menghasilkan gambar dan warna yang khas.Batik adalah warisan budaya Indonesia yang sudah diakui dunia. Pada hari Jumat, 2 Oktober 2009, batik Indonesia telah ditetapkan oleh UNESCO sebagai budaya tak-benda warisan manusia (Intangible Cultural Heritage of Humanity).Proses penetapan batik Indonesia sebagai warisan yagn diakui dunia internasional memakan waktu cukup panjang. Diawali dengan proses pengajuan pada 3 September 2008 yang kemudian diterima secara resmi oleh UNESCO pada tanggal 9 Januari 2009. Tahap selanjutnya adalah pengujian tertutup oleh UNESCO di Paris pada tanggal 11 hingga 14 Mei 2009.

Melihat histori pengukuhan batik sebagai warisan kekayaan budaya bangsa tersebut sudah sepatutnya kita bangga akan batik Indonesia. Batik juga mengandung sejarah dan nilai-nilai tradisi dari bangsa Indonesia yang sangat berharga. Nilai seni tinggi pun terdapat pada batik yang saat ini digunakan dalam berbagai situasi dan kondisi, tidak terbatas pada acara formal saja. Proses membuat batik yang membutuhkan ketelitian dan kesabaran membuat batik bernilai semakin tinggi. SahabatCeri akan membahas sedikit tentang membatik untuk menambah pengetahuan Mom dan si kecil sehingga diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran untuk turut serta melestarikan batik Indonesia.

Membatik adalah teknik menggambar diatas kain dan memanfaatkan lilin sebagai bahannya dan canting sebagai alat untuk membuatnya.Dalam bahasa Jawa, membatik berasal dari kata yaitu amba dan titik. Amba berarti menulis dan titik adalah teknik pewarnaan yang menggunakan malam dengan cara di titik-titik. Menurut cerita sejarah, keberadaan batik sudah dikenal pada abad ke 17 dan pada saat itu batik mulai dikembangkan lebih luas. Pada abad ke 17 nenek moyang kita telah mulai membatik pada daun lontar dengan corak berupa simbol tanaman dan binatang.Pada zaman modern ini membatik dapat dilakukan dengan 3 cara yaitu batik tulis, cap, dan print.

Tradisi membatik ini telah diwariskan turun-temurun dari generasi ke generasi.Makna-makna simbolik dalam pewarnaan dan pemilihan corak pun sangat menarik untuk dipelajari, Mom. Seorang istri Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe, Akie Abe sangat tertarik dan mengagumi batik, bahkan menyempatkan diri belajar membatik. Nah, Mom ajak si kecil untuk membatik, yuk! Tentu saja melalui cara yang lebih sederhana dan mudah sederhana yaitu membatik pada kertas tisu. Berikut cara membuatnya: Continue reading “Membatik Lucu Pada Tisu Untuk Anak”

Pejuang Sampah

“If people destroy something replaceable made by mankind, they are called vandals; if they destroy something irreplaceable made by God, they are called developers. J. Krutch”

Sampah adalah buangan yang dihasilkan dari suatu proses produksi baik industri maupun domestik (rumah tangga). Sementara didalam UU No 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah, disebutkan sampah adalah sisa kegiatan sehari hari manusia atau proses alam yang berbentuk padat atau semi padat berupa zat organik atau anorganik bersifat dapat terurai atau tidak dapat terurai yang dianggap sudah tidak berguna lagi dan dibuang kelingkungan. Volume sampah di Indonesia terus meningkat seiring dengan meningkatnya angka kepadatan penduduk serta keterbatasan lahan untuk menampung sisa konsumsi masyarakat. Hal ini menyebabkan tingkat pencemaran lingkungan yang sangat memprihatinkan. Berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menyebutkan bahwa total sampah di Indonesia telah mencapai 187,2 juta ton per tahun.

Sayangnya peningkatan volume sampah tersebut tidak diimbangi dengan pengelolaan sampah yang baik dan benar, bahkan tingkat kepedulian masyarakat terhadap lingkungan masih dikatakan rendah. Berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Tingkat kepedulian masyarakat terhadap lingkungan hanya 57 persen. Angka tersebut mengindikasikan masyarakat belum berperilaku peduli lingkungan dalam kehidupan sehari-harinya. Kepedulian masyarakat terhadap lingkungan dapat dilakukan dengan berbagai cara seperti hemat listrik, air, kertas, menanam pohon, mengurangi penggunaan plastik, kendaraan bermotor, menerapkan prinsip 3R (Reuse, Reduce, dan Recycle) untuk meminimalkan sampah, yaitu reuse atau menggunakan kembali barang yang masih bisa dimanfaatkan, reduce atau mengurangi segala sesuatu yang mengakibatkan sampah, serta recycle atau melakukan daur ulang sampah agar dapat digunakan kembali.

Sehubungan dengan hal di atas, perlu nih Mommengajarkan anak untuk menjadi proaktif menyelamatkan lingkungan dengan menjadi “pejuang sampah”. Tumbuhkan semangat cinta lingkungan kepada si kecil melalui aktivitas permainan pejuang sampah berikut ini:

  1. Cetak jenis-jenis sampah yang tersedia pada lembaran aktivitas sekaligus dengan tempat sampahnya di sini. Tempat sampah kuning untuk sampah-sampah kaleng, tempat sampah merah untuk sampah-sampah plastik, lalu tempat sampah hijau untuk tempat sampah makanan.

    Anak Pejuang Sampah: Jenis-Jenis Sampah
  2. Gunting gambar-gambar sampah yang disediakan, lalu minta si kecil memasukkan ke tempat sampah yang sesuai.

    Anak Pejuang Sampah: 3 Jenis Tempat Sampah
  3. Rekatkan sampah pada tempat sampah dari tempat yang telah disediakan.

SahabatCERI berharap permainan edukatif ini tidak hanya berakhir disini ya, Mom, tapi terapkan juga dalam kehidupan sehari-hari si kecil. Selain itu, Mom jangan lupa selalu memberi teladan dengan melakukan tindakan yang menujukkan sikap kepedulian terhadap lingkungan. Si kecil dari orangtua yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan akan cenderung melakukan hal yang sama. Si kecil menjadi pribadi yang peduli dan cerdas, lingkungan pun sehat, dambaan kita semua! Selamat mencoba!

Bagikan pengalaman inspirasi Mom kepada kami! Follow dan tag foto Mom dan si Kecil ke akun Instagram kami @ceri_id! Siapa tahu pengalaman Mom bersama si Kecil dapat menginspirasi SahabatCeri dan banyak Mom lainnya. 

Pantau terus dan Blog Ceri untuk tips parenting atau kegiatan lainnya bersama si buah hati. Mom juga dapat mengunduh aplikasi dan lembar kegiatan melalui smartphone atau gadget Mom untuk menemani bermain si Kecil di Website CERI . See you on the next article! Be the happiest Mom of the happiest children!

Permainan Menyikat Gigi Anak

Gigi adalah bagian keras yang terdapat di dalam mulut dari makhluk hidup animalia (hewan) bertulang belakang atau vertebrata. Mereka memiliki struktur yang bervariasi yang memungkinkan mereka untuk melakukan banyak tugas. Fungsi utama dari gigi adalah untuk merobek dan mengunyah makanan pada beberapa hewan, seperti karnivora, gigi juga dapat berfungsi sebagai senjata. Gigi perlu dipelihara agar tetap berfungsi dengan baik, misalnya untuk gigi kita dengan cara menyikat dan membersihkan setiap hari.

Menyikat gigi adalah kebiasaan baik yang harus diajarkan pada si kecil sejak usia dini. Baiknya dalam sehari, si kecil menyikat giginya sebanyak 2 kali yaitu di pagi hari setelah sarapan dan di malam hari sebelum tidur. Jika gigi tidak dirawat dapat menyebabkan berbagai penyakit serius menyebabkan berbagai penyakit yang serius  di kemudian hari seperti jantung, tersumbatnya pembuluh darah, stroke, gangguan pernapasan (asma dan kanker paru-paru), infeksi rahang bawah, endocarditis, abses otak, mediastinitis, osteomielitis rahang, selulit wajah, pneumonia dan sepsis.

Nah, supaya si kecil semakin memahami betapa pentingnya merawat gigi secara rutin melalui kegiatan menyikat gigi, SahabatCeri mempersembahkan aktivitas permainan menyikat gigi anak. Cara memainkannya mudah Mom. Ikuti petunjuk berikut ya, Mom! Continue reading “Permainan Menyikat Gigi Anak”

Bermain boyboyan

Boy-boyan? Ini permainan tradisional loh Mom, bukan berarti kelaki-lakian.

Permainan boy-boyan yang juga dikenal sebagai permainan pecah piring, gaprek kampung atau gebokan adalah permainan tradisional Indonesia yang biasa dimainkan di area terbuka. Berbagai sumber menyebutkan bahwa permainan ini berasal dari Jawa Barat dan biasanya dimainkan oleh anak laki-laki, namun dapat juga dimainkan oleh anak perempuan. Permainan tradisional ini membutuhkan beberapa peralatan ya Mom seperti pecahan genteng dan bola (gunakan bola yang kecil, ringan namun tidak keras seperti bola tenis atau kasti). Oya, untuk pecahannya tidak harus pecahan genteng dapat menggunakan pecahan gerabah, asbes, potongan kayu, batu bata, atau kaleng susu, dan sebagainya.

Manfaat permainan ini dapat memadukan kerja motorik anak dan mengasah kemampuan membuat strategi. Permainan yang menitik beratkan pada keterampilan melempar ini dapat menjadi sarana melatih gerak dasar anak usia dini terutama gerak dasar melempar. Melempar merupakan salah satu gerak dasar yang dikuasai anak umur 4-6 tahun, dan masuk pada rangkaian motorik kasar. Motorik ini menggunakan otot besar dan koordinasi dalam proses pelaksanaanya. Motorik kasar dapat menjadi aspek penting berkaitan dengan pengembangan kemampuan dasar anak usia dini.

Memainkan boy-boyan anak-anak berusia antara 8 sampai 15 tahun dengan jumlah pemain sebanyak 4 sampai 10 orang yang kemudian dibagi menjadi dua kelompok. Lalu untuk cara memainkannya berikut SahabatCeri rangkumkan langkah-langkahnya: Continue reading “Bermain boyboyan”