Cara Mudah Mengupas Bawang Putih

Bawang putih merupakan satu diantara banyak bumbu dapur nusantara yang paling sering digunakan. Aromanya yang kuat dan khas mampu memberikan kelezatan di setiap masakan. Penggunaan umbi berwarna putih ini bisa dengan cara menghaluskan, mencincang, memipihkan (geprek) atau membiarkannya utuh di dalam masakan. Bawang putih yang telah dicincang atau dihaluskan biasanya ditumis dengan menggunakan minyak panas hingga tercium aroma yang sedap. Selain menambah sedap pada masakan, bawang putih memiliki banyak manfaat untuk kesehatan.

Riset membuktikan bawang putih mampu menurunkan risiko kanker, menurunkan kadar kolesterol, mencegah tekanan darah tinggi dan mengendalikan hipertensi, mencegah penyakit jantung, mengatasi rambut rontok, menjaga kesehatan otak, meredakan infeksi, radang dan pilek. Bahkan bawang putih dapat mengurangi risiko komplikasi kehamilan pre eklampsia (meningkatkan tekanan darah kandungan protein dalam urine) dan membantu menaikkan berat badan bayi seperti yang dilansir Fakta Herbal.

Sebagai informasi untuk Mom, ada beberapa ciri khusus bawang putih yang baik yaitu berwarna putih bersih, tidak ada bercak kehitaman tanda jamur, dan apabila ditekan umbi masih terasa keras. Selain itu, bawang putih yang baik diselimuti oleh lapisan kulit luar yang tipis dan berlapis-lapis. Mom dapat menyimpan bawang putih pada suhu di atas 18oC, tempat yang hangat dan kering untuk mencegahnya berkecambah.

Bawang putih yang memiliki nama latin Allium Sativum L memiliki kulit yang perlu dikupas sebelum pengolahannya. Mengupas bawang putih mungkin sudah sering Mom lakukan. Ada berbagai cara mudah mengupas bawang putih yang dapat Mom seperti mengupasnya dengan tangan, pisau atau alat silinder pengupas kulit bawang putih. Semua bisa dijadikan pilihan mengupas bawang putih tanpa terkecuali. Namun bila Mom melakukannya bersama si kecil, Mom perlu mempertimbangkan cara mengupasnya. Mengupas bawang putih dengan si kecil perlu berhati-hati. Berikut ada dua cara yang paling mudah dan aman supaya si kecil bisa membantu Mom mengupas bawang putih di dapur:

Mengupas bawang putih dengan rendaman air

Cara 1: Mengupas bawang putih dengan rendaman air
  1. Kupas kulit bawang putih dengan tangan (sebisanya).
  2. Rendam dalam air, biarkan selama beberapa saat.
  3. Setelah direndam, maka kulit bawang putih akan lebih mudah dikupas.

Mengaduk bawang putih dalam wadah tertutup

Cara2: Mengupas Bawang Putih dengan Mengaduk Dalam Wadah Tertutup
  1. Masukkan bawang putih (jumlah bebas) dalam wadah tertutup, sebisa mungkin menggunakan wadah berbahan stainless steel.
  2. Kocoklah selama beberapa saat.
  3. Buka wadah dan buang kulit yang sudah terkelupas.
  4. Ulangi lagi sampai bawang putihnya bersih.

Ajak si kecil untuk memisahkan dan mengumpulkan kulit-kulit bawang yang terkelupas dari bawang putih yang sudah bersih. Kegiatan ini akan melatih kemampuan identifikasi si kecil terhadap benda-benda. Sebagai informasi, kulit bawang putih juga bisa Mom manfaatkan untuk kecantikan kulit, sebagai obat jerawat, membersihkan komedo, menyemarkan bekas luka, melancarkan peredaran darah, meredakan nyeri dan menyembuhkan luka, mengatasi masalah penyakit kulit, mengontrol berat badan, mengatasi keracunan dan sariawan. Selengkapnya Mom dapat membaca cara memanfaatkan kulit bawang putih di sini.

Kegiatan mengupas bawang putih tersebut bisa dijadikan kesempatan bermain sekaligus memberikan edukasi bumbu dapur kepada si kecil sejak dini. Ayo, Mom ajak si kecil mengupas bawang putih di dapur. Ciptakan momen edukasi bersama si kecil sejak dini. Selamat mencoba bersama si kecil ya, Mom!

Bagikan pengalaman Mom bersama si kecil dengan mengunggah foto kebersamaan Mom bersama si kecil saat melakukan aktivitas-aktivitas bersama si kecil di Instagram, lalu tag ke akun kami  @ceri_kid, ya!

Pantau terus website Website CERI atau aplikasi ceri di smartphone untuk tips parenting atau kegiatan lainnya bersama si buah hati. Unduh aktivitas ceri yang lain di sini. See you on the next article! Be a Happy Mom!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *